ECHA JIE KOWDONG......BUKAN JIE SAPA2...

Jumat, 20 April 2012

Hidup yang penuh dengan keindahan

Apakah anda percaya kalau hidup ini indah? Coba ingat sejenak… Saat anda dilahirkan di dunia ini; saat pertama kali anda melihat indahnya sinar mentari; saat anda pertama kali menghirup segarnya udara pagi; ketika anda melihat hijaunya sawah, indahnya pegunungan, dan segala alam ciptaan Yang Maha Kuasa ini; saat anda berkumpul bersama orang-orang yang anda cintai, tertawa bersama, bercengkrama, dan menghabiskan banyak waktu bersama, sungguh betapa indah hidup ini. Namun saat umur bertambah, kemudian orang-orang merasa sulit untuk merasakan kembali keindahan itu. Yang selalu terpikir betapa hidup itu keras dan susah. Susah cari makan, susah memenuhi kebutuhan sehari-hari, dan berbagai kesusahan lainnya. Bahkan mungkin ada yang sampai menyalahkan Tuhan karena keadaan yang sedang terjadi. Oh, jangan sampai itu terjadi… Kehidupan yang seperti itu yang kemudian membuat kita diliputi ketakutan dan dilingkupi hal-hal yang negatif. Kepercayaan bahwa hidup itu susah tanpa sadar lalu melekat dalam keyakinan diri, dan membuat hidup betul-betul susah. Hidup itu indah, sobat. Betul, ada ACTION yang harus dilakukan untuk mencapai sesuatu. Dan ACTION itu indah, sobat. Dalam setiap ACTION yang kita lakukan peluang keajaiban itu akan muncul. Yang membuat kita dianugerahi kehidupan yang lebih baik dan lebih baik. Bayangkan jika keyakinan “hidup itu susah” yang selalu kita tanamkan pada diri dan sebarkan pada orang-orang sekitar. Pasti tidak ada gairah dalam hidup kita. Tidak ada terobosan dalam ACTION kita. Kata orang bijak: apa yang anda percayai, itulah yang akan terjadi. Hidup ini indah. Hidup ini terlalu singkat untuk dibuat susah. Percayalah, apa yang anda percayai bisa dicapai, bisa anda dapatkan. Jangan pernah mudah menyerah. Tidak pernah ada kata gagal dalam kamus hidup anda. Kalaupun belum mencapai seperti yang diinginkan, itu berarti hanya belum berhasil. Jangan pernah ragu untuk ACTION! Sebab dari sana peluang keberhasilan bermula. Mulai ACTION sekarang untuk mencapai apapun yang anda inginkan. Berjalan selangkah demi selangkah mendekati impian anda. Jangan malas, mari kerja keras! Hidup ini terlalu indah untuk diisi oleh ratapan, umpatan, penyesalan, rasa marah, dendam. Semua itu hanya menggerogoti keindahan hidup. Tertawa dan tersenyumlah, walau dalam suasana sedih sekalipun. Syukuri apa yang telah anda miliki. Belajarlah dari kehidupan yang sudah dijalani. Tetap semangat jalani hidup ini. Sebab hidup ini indah, sobat. Salam ACTION!

Rabu, 11 April 2012

Tiga kekuatan dalam hidup

Tiga kekuatan dalam hidup Hidup yang Anda jalani saat ini adalah pancaran pikiran, keputusan dan pilihan Anda. Jika Anda rela menerima tantangan berarti Anda telah merintis perubahan, kemajuan dan perkembangan. (DR. Ibrahim Elfiky) Tiga kekuatan ini adalah sumber keseimbangan dan berpikir positif dalam hidup. Jika salah satu tidak ada, seseorang akan mudah berpikir negatif. Tiga kekuatan ini terdiri dari keputusan, pilihan, dan tanggung jawab. Tiga kekuatan ini tidak bisa dipisahkan, Jika dipisahkan maka akan terjadi ketidakseimbangan akan mengundang frustasi serta menjadi mangsa “ tiga pembunuh”. Dengan demikian, Anda akan mencela, mengkritik dan membanding-bandingkan. Konsentrasi dan pikiran Anda menjadi negatif dan akan melahirkan perasaan dan kenyataan hidup yang negatif. Pada dasarnya, sebagian besar orang memilih pikiran, konsentrasi dan perilakunya. Setiap keputusan yang diambil adalah hasil pilihannya. Persoalannya terletak pada keberanian bertanggung jawab. Bisa jadi seseorang menyadari dirinya sengsara , tapi tidak tahu bahwa kesengsaraannya merupakan hasil pikiran dan pilihannya sendiri hingga ia tidak merasa harus bertanggung jawab. Itu sebabnya ia akan terseret melakukan “tiga pembunuh”. Ia akan mencela orang lain berdasarkan perasaannya, membanding-bandingkan dirinya dengan orang lain, dan menyalahkan nasibnya. Pengetahuan adalah kekuatan. Pengetahuan Anda tentang apa yang terjadi di dalam diri akan membantu Anda untuk melakukan perubahan dan kemajuan di jalan yang benar. Anda tdak akan menjadi mangsa perasaan negatif yang menggangu perasaan jiwa dan raga. Mari kta bersama mempelajari tiga kekuatan itu 1. Keputusan Anda hari ini adalah hasil keputusan Anda kemarin. Anda esok hari ditentukan oleh keputusan Anda hari ini. (DR. Ibrahim Elfiky) Berikan perhatian Anda pada apa yang Anda inginkan, bukan pada apa yang tidak Anda inginkan. Saya ingin bertanya pada Anda: 1. Apakah Anda bahagia dengan pekerjaan Anda? Apakah Anda bahagia dengan keluarga Anda? 2. Bagaimana hubungan Anda dengan Allah? 3. Bagaimana kesehatan Anda? Apakah Anda merasa puas dengan berat badan dan kesehatan Anda? 4. Bagaimana kehidupan pribadi Anda? Apakah Anda merasa lebih maju dan lebih baik? 5. Apakah Anda cukup puas dengan kondisi keuangan Anda? Jawaban Anda atas pertanyaan-pertanyaan di atas adalah hasil dari keputusan yang Anda ambil pada masa lalu. Disadari atau tidak, keputusan itu telah mempengaruhi kondisi hidup dan hasil yang Anda raih hari ini. Mungkin kita tidak dapat menguasai lingkungan dan pengaruh ekternal yang ada disekitar kita. Tetapi, kita punya kemampuan untuk memutuskan bagaimana menyikapi kesulitan-kesulitan yang ada. Anda mungkin lebih focus pada pemecahan masalah atau pada mengkritik, menyalahkan dan marah. Sepenuhnya Anda dapat memilih satu diantara dua sikap itu. Keputusan itu ada ditangan Anda. 5 Dasar keputusan 1. Keputusan berpikir Satu-satunya yang dibutuhkan dalam menyikapi berbagai pikiran itu adalah orientasi yang ditentukan oleh manusia sendiri. Jika ia memutuskan memilih orientasi negative maka hasilnya akan negative. Jika ia memutuskan memilih orientasi positif maka hasilnya pun positif. Pikiran adalah makanan bagi akal. Agar keputusan untuk berpikir ini bernilai positif, Anda harus mengenal pikiran Anda, kemudian mencari jalan penyelesaiannya. Dengan begitu hukum aktivitas akal bawah sadar akan bekerja untuk kebaikan Anda. Dengan mengulang hal sederhana seperti ini, berarti Anda telah melatih akal untuk memilih pikiran dan melatihnya mencari solusi. 2. Keputusan berkonsentrasi Hukum konsentrasi adalah salah satu hukum akal bawah sadar yang paling penting, apapun yang menjadi pusat perhatian akan digeneralisasikan oleh akal. Akal akan menafikan pikiran lain agar dapat konsentrasi pada informasi tertentu. Jika pusat perhatian Anda adalah kegagalan, Anda akan menemukan bahwa akal memberikan berbagai informasi tentang kegagalan. Ia akan memperkuat persepsi kegagalan itu supaya Anda bisa benar-benar dekat dengannya. Kerja seperti itu juga terjadi pada pikiran yang positif. Jika yang Anda pikirkan adalah kebahagian, akal akan membuang gagasan tentang kesengsaraan dan menggeneralisasikan kebahagian. Oleh sebab itu, Anda harus menentukan pusat perhatian Anda dengan tepat. Agar kekuatan konsentrasi bermanfaat bagi Anda, pertama kali anda harus tahu apa yang akan menjadi pusat perhatian Anda. Langkah selanjutnya adalah konsentrasi pada solusi dan berbagai alternatif yang mungkin ada. Dengan demikian Anda telah menjadikan hukum akal bawah sadar dan hukum konsentrasi berpihak pada Anda. 3. Keputusan merasakan Perasaan adalah bahan bakar manusia. Sebagai bahan bakar, ia bisa saja membakar pemiliknya jika bersifat negatif dengan menimbulkan berbagai penyakit jiwa dan fisik. Karena itu perhatikan perasaan Anda, kemudian konsentrasilah pada gerak napas Anda. Tarik napas dalam-dalam dan keluarkan dengan tenang. Lakukan beberapa kali. Pada setiap embusan napas ucapkan, “ Alhamdulillah.” Dengan demikian Anda telah memberi makan oksigen pada otak dan Anda telah menggunakan kekuatan spiritual. Selanjutnya pusatkan perhatian Anda pada rumusan solusi. 4. Keputusan perilaku Kesadaran membuat kita berpikir tentang makna. Makna membuat kita konsentrasi, merasakan, dan berperilaku. Ketika Anda menguasai akal perilaku , yaitu kesadaran , berarti Anda telah membuat seluruh mata rantai persepsi bekerja untuk kebaikan Anda. Jika pikiran, konsentrasi dan perasaan bersifat positif maka akan melahirkan perilaku positif. 5. Keputusan memperbaiki Mata rantai persepsi menghasilkan sesuatu yang Anda capai. Jika hasil yang Anda capai tidak sesuai dengan harapan, lakukan perbaikan dalam setiap langkah. Pelajarilah hasil yang telah Anda capai, buat catatan dan susun rencana baru untuk bertindak. Kegagalan atau keberhasilan dalam setiap aspek kehidupan selalu dapat di evaluasi dan diperbaiki. Belajarlah apa yang telah Anda dapatkan dan gunakan untuk bertindak pada masa masa selanjutnya hingga mencapai cita-citanya. Kecermatan dalam mengambil keputusan akan mengantarkan Anda pada kekuatan berikutnya, yaitu memilih. 2. Memilih Prinsip perkembangan paling kuat terdapat dalam memilih (GEORGE ELLIOT). Disadari atau tidak, apapun yang terjadi dalam kehidupan manusia bersumber dari pilihannya. Cara Anda duduk, tidur, berbicara, bersikap, makan, dan sebagainya adalah pilihan Anda sendiri. Sebagian besar tindakan kita bergerak secara spontan tanpa didasari proses berpikir. Karena , yang demikian itu telah menjadi bagian dari program pribadi dan juga pilihan yang sudah menjadi kebiasaan. Kita menggerakkannya tanpa bepikir panjang dan tanpa evaluasi. Seorang perokok telah mengambil keputusan dan memilih untuk merokok. Berbagai penyakit yang menyerangnya adalah akibat dari pilihannya sendiri. Jika Anda memperhatikan semua aspek kehidupan Anda saat ini, seluruhnya adalah hasil pilihan Anda pada masa lalu. Anda mungkin memilih bangun pagi untuk shalat subuh atau memilih tidur larut malam hingga membuat Anda sulit bangun untuk menunaikan shalat subuh. Anda mungkin menjadi orang toleran atau sebaliknya. Andalah yang memilih menjadi pribadi yang jujur atau pembohong, berhasil atau gagal, berpikir positif atau negative, yang focus pada solusi atau berkubang dalam kesulitan, dan memperhatikan kesehatan atau tidak. Semua yang Anda kerjakan adalah pilihan yang awalnya ada dalam pikiran Anda. Anda memikirkan, melakukan dan mengulanginya hingga menjadi kebiasaan. Jika sudah demikian, kebiasaan itu akan berjalan secara spontan. Albert Eistein berkata, “ Pilihan Anda saat ini adalah awal kehidupan Anda yang baru.” Confusius berkata,”kekuatan terbesar dalam hidup ini adalah kekuatan memilih.” Bernard shaw juga berkata,” Pilihan yang menentukan arah kehidupan kita, bukan keadaan.” Anda bebas memilih pikiran, cara mengatasi persoalan, dan cara pandang terhadap masalah. Hidup ini sederhana, tapi sering membuatnya rumit dan kompleks. Allah menciptakan kita sebagai makluk yang dapat memilih dan memiliki potensi taat atau maksiat , Dia ingin kita menghadap_Nya berdasarkan pilihannya sendiri, bukan karena paksaan seperti makhluk yang lain. 3. Tanggung Jawab Aku bertanggung jawab atas pikiranku maka aku harus bertanggung jawab atas semua perbuatanku. (DR. Ibrahim Elfiky) Bisa jadi orang sangat menyadari keputusan dan pilihan yang telah ditentukan. Tetapi, banyak orang yang tidak berani bertanggung jawab. Seorang karyawan yang sering datang terlambat ke tempat kerja tidak terima ketika mendapat sanksi PHK. Bahkan yang ia lakukan justru menyalahkan pihak manajemen dan peraturan yang berlaku. Seorang direktur yang setiap hari bekerja lebih dari sepuluh jam, merokok seratus batang, minum kopi sepuluh cangkir hingga mengalami pembekuan otak dan membuatnya lumpuh, ternyata menyalahkan nasib, orang lain, dan kehidupan. Contoh-contoh ini adalah gambaran orang-orang yang telah mengambil keputusan dan telah memilih, tapi tidak bertanggung jawab. Tanggug jawab disini tidak berarti kita harus merasa menyesal atau harus bertanggung jawab atas kesalahan orang lain. Tetapi, tangung jawab yang dimaksud adalah menghindari sikap menyalahkan pihak lain, mengkritik pihak lain, dan membanding-bandingkan. Seharusnya ia memahami kesulitan yang ia hadapi, kemudian mengambil pelajaran, memperbaiki, dan melangkah lebih maju. Contoh positif tentang tanggung jawab Thomas Alva Edison tidak pernah mengeluh atau menyalahkan orang lain ketika ribuan kali gagal menemukan lampu. Meski di olok-olok dan kehilangan banyak uang, ia tidak mau meninggalkan gagasannya begitu saja. Tanggung jawab sepenuhnya ia pikul dan terus melangkah hingga berhasil mewujudkan cita-citanya. Wright bersaudara ( Orville Wright dan Wilbur Wright) punya keyakinan penuh bahwa manusia bisa terbang. Mereka mengenakan pakaian bersayap lalu mendaki puncak gunung, mereka melompat agar terbang seperti burung. Sudah barang tentu mereka jatuh dan luka-luka parah. Meskipun diejek banyak orang dengan sebutan,”keluarga gila”, mereka tetap tidak menyerah. Tanggung jawab itu mereka pikul sendiri. Mereka terus melakukan percobaan sampai berhasil menggapai tujuan yang hingga kini dinikmati banyak orang. Masih banyak contoh orang-orang miskin, kesepian , dicemooh, dan disia-siakan yang mampu mengambil keputusan, memilih dan bertanggung jawab penuh hingga berhasil mewujudkan mimpi-mimpi indah mereka. Sekarang giliran Anda untuk bertanggung jawab penuh, apapun kondisi dan kesulitan yang Anda hadapi. Mengapa? Sebab yang lebih baik bagi Anda adalah mengarahkan konsentrasi, perhatian, dan mengerahkan segenap potensi yang Anda miliki untuk mewujudkan impian Anda. Anda akan menjadi sosok yang anda inginkan tentang diri sendiri dalam setiap aspek kehidupan : spiritual, kesehatan, keluarga, sosial, karier, dan financial. Mengambil keputusan, memilih, dan bertanggung jawab dan tawakal pada Allah akan mengantarkan Anda ke jalan yang benar menuju puncak kehidupan. Mari kita renungi sejenak tentang penciptaan mahluk oleh Tuhan. 1. Alloh SWT menciptakan syaitan sebgai mahluk yang sempurna untuk menggoda manusia dan menakut-nakuti manusia. 2. Alloh SWT menciptakan Malaikat sebagai mahluk yang sempurna untuk taat dan patuh Pada-NYa dan sudah terprogram menuruti perintah-Nya. 3. Alloh SWT menciptakan manusia dengan sempurna untuk menjadi khalifah ( penguasa) di bumi. Cuma manusia yang diberi kesempurnaan oleh Alloh untuk menjadi penghuni bumi, semua mahluk yang lainnya bisa tunduk sama manusia. Perhatikan anggota diri anda yang diberikan Tuhan berupa fisik dan psikis. Begitu sempurna fisik manusia, seperti tangan, telinga, mata, otak, hati, selain itu juga psikis manusia seperti rasa cinta, kreatfitas, berpikir, mengingat dan melupakannya. sungguh sangat luar biasa Alloh menciptakan manusia. "Nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?" Anda tak akan mampu menghitungnya atas kegunaan dan manfaat anggota diri anda yang diberikan Tuhan, mengapa anda tidak mensyukurinya, tidak memanfaatkannya dengan baik. Perhatikan firman Tuhan di bawah ini "Bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya, dan bahwasanya usaha itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya), akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna (QS: An-Najm (53) ayat 39-43)". "Barangsiapa yang mengerjakan amal yang saleh maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri dan barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat, maka (dosanya) untuk dirinya sendiri; dan sekali-kali tidaklah Rabb-mu menganiaya hamba-hambaNya.(QS: Fush Shilat(41) Ayat No: 46)" Bila anda berbuat kebaikan, itu sebenarnya hasilnya buat anda sendiri dan bila anda berbuat kejahatan, hasilnya buat anda sendiri juga. Itu sudah ketentuan yang sudah ditetapkan Tuhan. Balasan perbuatan akan diberikan saat di dunia dan akan disempurnakan balasannya di akhirat nanti. Janganlah berkecil hati bila anda banyak berbuat kebaikan hasilnya diterima sendikit di dunia ini karena bisa jadi di akhiraat nanti akan disempurnakan balasannya di syurga tempatnya....subhanallah. Jangan lah berpuas diri berlaku kejahatan, mendapat hukuman ringan di dunia ini karena bisa jadi di akhirat nanti hukumannya akan disempurnakan lebih berat yaitu di neraka tempatnya, ....astagfirullah. Ini merupakan logika yang bisa diterima mengapa Tuhan menyediakan 2 tempat di hari kemudian yaitu syurga dimana nanti isinya untuk manusia yang telah beramal baik yang waktu didunia belum disempurnakan balasan atas kebaikan yang telah dilakukannya sedangkan neraka tempat dimana untuk menyempurnakan hukuman atau siksaan atas kejahatan atau kekafiran yang telah dilakukannya di dunia. Wassalam,

5 Tips Mengatasi Masalah Hidup dengan Mengoptimalkan Kekuatan dalam Diri Kita

Tips mengatasi masalah hidup dengan mengoptimalkan kekuatan dari dalam diri kita The Power of Kepepet. Terkait khususnya dengan sikap suka menunda pekerjaan, salah satu cara mengatasinya dengan menggunakan the power of kepepet. Katakan pada diri kita kalau kita punya waktu tak lama. Mungkin lima menit atau 10 menit untuk menyelesaikan pekerjaan yang harus kita lakukan. Bahkan mungkin dengan pernyataan yang lebih ekstrem, katakan kalau mungkin ini aktivitas terakhir yang bisa kita lakukan di dunia ini. Saya yakin kita akan melakukannya dengan penuh kesungguhan dan tak ada lagi penundaan. Waktu yang singkat akan menekan kita bekerja cepat. Dalam situasi kepepet kita kerap bisa bertindak luar biasa. Cintai Apa yang Anda Lakukan. Apapun profesi atau pekerjaan anda, dan apapun yang anda lakukan, lakukanlah itu dengan penuh kecintaan. Bila kita mencintai apa yang kita lakukan, tak ada kata malas, tak ada kata payah, tak ada kata putus asa. Lakukan yang anda suka dan kebahagiaan akan mengikuti anda. Bisa dalam bentuk uang atau hal lain yang jauh lebih membahagiakan yang tak dapat ditukar hanya sekedar oleh harta. STOP Berpikir Negatif. Positif dan negatif merupakan kedua hal yang selalu akan berdampingan sampai kapanpun. Namun bila kita selalu hanya terjebak dalam kubangan pikiran negatif tak akan pernah ada waktu untuk melihat sebuah persoalan dengan jernih. Misalkan saja kita berkata “ah ini kan sulit”, “mana mungkin saya bisa,” dan segala macam pernyataan sejenis yang hanya melihat aspek negatif suatu hal. Segera alihkan perhatian anda pada hal yang positif. Pada peluang baik dan kesempatan positif dari setiap hal atau peristiwa yang terjadi. Bisa sebagai sebuah kesempatan untuk belajar, untuk menjadi insan yang lebih baik, untuk mendapatkan penghasilan tambahan, untuk membangun jaringan yang lebih luas, untuk meraih cita-cita anda, atau apapun itu. Kalau kita melihat sisi positifnya, dan bukan pada sisi negatifnya, ketakutan yang selama ini menjalar pada diri anda akan berkurang. Dan anda akan merasa menjadi pribadi yang lebih baik, lebih optimis, dan penuh semangat. Buat Komitmen. Kadang saya dengar pengkomentar yang misal mengetakan sedang kehilangan motivasi atau kurang bersemangat menjalani hidup. Kuncinya, berkomitmenlah secara jujur pada diri kita sendiri. Buat komitmen untuk menjalani hidup yang lebih baik dari detik ke detik, dari menit ke menit, dari jam ke jam, dari hari ke hari, dan dari satu aktivitas ke aktivitas berikutnya. Kemudian katakan komitmen itu pada orang-orang di sekitar anda. Ceritakan perkembangan atau kegiatan yang telah anda lakukan terkait komitmen anda sekecil apapun itu pada orang yang sudah anda beritahu tadi. Kita harus bertanggung jawab pada komitmen yang sudah dibuat. Jangan buat malu diri kita sendiri. Jadikan komitmen yang telah kita katakan sebagai penjaga semangat kita. Mulai ACTION saja. Ya, selanjutnya ACTION saja. Saat mulai ACTION, berarti anda mulai bergerak. Tidak lagi berada di tempat yang sama. Anda sudah melakukan sebuah kemajuan. Sekecil apapun itu! Daripada hanya mengkhawatirkan hal yang tidak jelas atau berangan-angan tanpa pangkal ujung, mulai ACTION saja. Segalanya akan lebih mudah saat anda mulai ACTION.